papua 14 may 2009
jam 00.15 pagi
mata ini belum bisa di pejamkan,ketika aku teringat akan 3 pekan silam..17 april 2009 tepatnya..
ketika hati dan pikirannku tidak bisa berpikir selain perjumpaan yang sangat dalam kepada ayahku...saat itu hanya untaian doa dan sungkuran sujud yang dapat aku lakukan selama perjalanan dari rimba irian menuju kampung halamanku,dimana ayahku di kabarkan sedang terbaring sakit
Ya ALLAH sembuhkan lah ia... selalu aku ucapkan di hati...
tet..tet.. ring mesage ku menyambut ketika ku jejakkan kaki di bandara jakarta,
deg..deg... turut berduka cita yah ka... innalillahi wa innaillahi ro'jiun..bibir gemetar,lututku lunglai... ya ALLAH ..kau rindu pada ayahku secepat itu.. hiksss....
prosesi pemakaman yang aku jalani membuat aku merasakan tusukan ribuan pedang di hatiku..sungguh menyakitkan..
ku tahan tetesan air kerinduan dan penyesalan saat ku memandikan ayahku ..saat ku membasuh tubuh dan membersihkan setiap jemari kakinya..bapak maafkan kaka ..atas semua kesalahan dan dosa yang pernah aku lakukan,maafkan kurangnya baktiku pada mu....
takbir dan doa yang ku panjatkan untuk ayahku sebelum di berangkatkan ke rumahnya yang terakhir membuat tangisanku terpecahkan..aku tak kuasa menahan sakitnya di tinggalkan...
2 tahun lalu ketika ibuku juga menghadap kekasihnya aku baru menyadari akan artinya kehadiran dan keikhlasan...
perih yang aku rasakan dulu baru saja akan memudar tetapi kini rasa itu melanda relung hatiku lagi... hiks
ya ALLAH .. sungguh kau sayang kepada ku ..kau beri rasa cinta MU untuk ku..untukku selalu menengadah ke hadapanMU..
Ya ALLAH sayangilah kedua orangtuaku..berikan jalan yang terbaik,berilah cahaya dalam kubur mereka..
hiasilah makam mereka dengan taman surgaMU...
sampaikan salam hormat dan rinduku kepada mereka..kasihilah mereka sebagaimana mereka menyayangi hamba....ampunilah semua dosa dan terimalah amal ibadah mereka..aminn....
ku temui arti keikhlasan sesungguhnya...
ya allah luruskanlah hatiku...tutuplah mata dan hatiku untuk semua godaan syaiton yang terkutuk....